Aku benci keramaian, tapi aku juga tidak ingin kesepian. Orang-orang menyebutku ambivert—karena sikapku yang berubah-ubah. Kadang aku ramah, kadang pemarah, emosional, lalu tiba-tiba bisa sedih tanpa alasan. Semua tergantung pada mood.
Kisah ini dimulai dariku, seorang gadis berumur 19 tahun dengan karakter yang sulit ditebak. Apakah aku memang terlahir seperti ini? Tidak.
Aku tumbuh di sebuah kampung kecil yang jauh dari hiruk-pikuk kota...