Randy berdiri di tengah hamparan sawah yang hijau, angin sepoi-sepoi menerpa wajahnya. Ia mengenakan kemeja dua warna yang sedikit kusut, dengan tas hitam tergantung di pundaknya. Jam tangan di pergelangan tangannya berdetak pelan, seolah mengingatkannya bahwa waktu terus berjalan, meski ia merasa terjebak dalam kebingungan batin. Di usianya yang baru menginjak 25 tahun, Randy merasa kehilangan arah. Ia baru saja keluar dari pekerjaan kantoran ya...