Aku melihatnya.
Ada yang berjalan ke arahku. Langkahnya samar, menyatu dalam guratan malam. Namun, derap kakinya seakan mengetuk bumi, menggetarkan lantai yang kupijak. Sosoknya, entah apa, semakin membesar tanpa memperjelas rupa.
Bukkk! Tiba-tiba Ambu menarik kedua daun jendela dan merapatkannya dengan tergesa. "Ambu sudah sering bilang, jangan pernah membuka jendela pas mau maghrib, apalagi setelahnya," ujarnya, memakiku dengan suara terjaga, ...