Sera Alyana

Oleh: Haris Hidayat

Malam itu hujan turun seperti hendak merobek langit. Angin menderu, membawa aroma tanah basah yang bercampur bau besi dari pagar rumah. Tidak ada yang aneh sampai ponselku bergetar.

Satu pesan.

Dari Ibu.

Jemput Sera di Bandara Soetta. Sekarang.”

Alisku mengernyit. Sera? Siapa itu? Mengapa harus aku? Apalagi di jam seperti ini, ketika petir berlari-lari di langit.

“Tapi, Bu… siapa dia? Kenapa aku harus—”

Jawaban ibu datang cepat. Dingin. Te...

Baca selengkapnya →