Rumus Manual ayah

Oleh: lidia afrianti

Ayah meninggalkan sebuah buku catatan tipis berwarna cokelat. Sampulnya keras, sudutnya tumpul, dan baunya seperti kayu yang lama tersimpan. Di halaman pertama tertulis rapi: ”Rumus membangun rumah”

Isinya presisi.

Ukuran pondasi.

Perbandingan semen dan pasir.

Sudut atap agar air hujan jatuh ke arah yang benar.

Jarak antar tiang supaya rumah tidak condong ketika angin datang.

Aku membaca semuanya setelah pemakaman ibu. Duduk sendirian di lantai rum...

Baca selengkapnya →