Sepiring Nasi Pare

Oleh: Silvarani

“Paling tinggal nasi pare, Mas,” suara Ibu Warteg terdengar datar, nyaris tenggelam di balik suara bising KRL yang melintas di depan gang. Ia menyendokkan sayur hijau itu ke atas piring plastik yang sudah retak di pinggirnya.

..

Baca selengkapnya →