Ngidam

Oleh: Innuri Sulamono

"Maaas, aku pinginnya ..."

"Pingin apa?" jawabku datar, dia diam.

"Bilang saja," kataku tak sabar.

"Mas kok kayak marah gitu sih ngejawabnya," katanya sambil cemberut. Nah, jawab salah, diam tambah salah, lantas harus jawab bagaimana? keluhku di dalam hati. Apa karena aku terlalu lelah menuruti permintaannya yang macam-macam dengan dalih ngidam, jadi suaraku terdengar seperti orang yang marah?

Kubelai lembut bahunya sebagai pengganti kata maaf.

"Hmm ...

Baca selengkapnya →