“Mang, burjo satu,” seru salah satu pembeli yang datang ke warungnya.
“Siap!” jawab Mang Imam mantap.
Dengan cekatan tangannya mengambil mangkuk di tumpukan mangkuk bersih sehabis dicuci dan sendok. Lalu dengan satu kumpulan gerakan yang indah, ia menciduk bubur kacang hijau yang ada di kuali. Uapnya membumbung tinggi ke langit-langit warung.
Bubur dituang ke mangkuk dan disajikan beserta ketan hitam dan siraman kuah santan yang gurih...