Ia dapat, dengan khidmat, menggumamkan lagu cinta dan rindu pada Yang Satu-satunya Menerangi Malam, Bulan. Di hening malam yang hanya ada beberapa kelelawar melintas langit atau suara jangkrik dan sorotan lampu kunang-kunang, Pungguk tua bermunajat. Ia berusaha sebaik mungkin, mendendangkan lagu dengan lirik yang sudah dipilah dan dipilih kata-katanya dengan seksama agar dapat mewakili perasaan cinta dan rindunya yang sunyi.
Sebetulnya banyak pu...