Siang hari yang panas setelah pelajaran bahasa arab usai, gelombang panas menerpa ruang kelas dengan jendela sesedikit uang sakuku. Sebenarnya, selama pelajaran tadi, mataku hanya terfokus kepada satu hal—dan itu bukan papan tulis dengan coret-coretan aksara arab itu, tetapi gambar-gambar dengan style gothic di tangan gadis itu. Gambar-gambar itu memenuhi hampir seluruh pergelangan tangan kirinya.
Aku terpukau sekaligus kagum dengan betapa apik...