Mendung Selasar

Oleh: Khirnis

Randu terduduk pada serambi dan menatap langit malam yang pekat, tiada bintang-bintang gemerlap ataupun bulan yang menatap. Dirinya seakan menyatu dengan malam, hening tanpa suara, hanya gemuruh dalam dada yang ia rasa.

“Nak, ada apa dikau termenung seorang diri menatap malam?” seorang pria paruh baya menepuk lembut pundak Randu dan ikut duduk di sebelahnya.

“Tak apa Pak. Hanya masalah rindu..” ujar Randu sendu.

“Siapa sosok yang begitu ka...

Baca selengkapnya →