Di sepanjang Sungai Oder, Polandia, terukir memori seorang bocah. Memori yang berdenyut dari jiwa sungai itu sendiri.
Ibunya mencintai hingga mengorbankannya. Ayahnya menimpa moral dengan siksaan mental yang kejam. Namun, kengerian sejati adalah janji berdarah para warga desa. Perjanjian primitif untuk melawan kelaparan, mengorbankan darah murni.
Kini, sungai itu dihuni oleh arwah-arwah yang haus penebusan. Bau busuk Oder hanya bisa ...