seorang pemuda duduk termenung pelataran masjid dengan bunga Bakung menghiasi pinggiran pot disetiap masjid yang ada. Esok namanya.
pemuda yang mengenakan baju lusuh dan sendal jepit yang alasnya nampak gundul dimakan waktu. Ia selalu menampakan senyum ceria setiap sehabis pulang dari berjualan risol, tidak ia hiraukan rasa lelah yang menyerang seluruh tubuhnya saat harus berjalan kaki menjajahkan makanan dengan harga sepuluh ribu rupiah/porsi....