Di tanah rantau nan jauh, kaki kecil ini berjalan tergesa menuju rumah yang tinggal beberapa langkah. Tak peduli seberapa berat beban di kedua tangan, keinginan untuk segera sampai jauh lebih kuat. Namun kerumunan yang terlihat setelah berbelok membuat langkahku terhenti. Padahal aku masih harus memasak, waktu pun semakin dekat.. ucapku dalam hati bersamaan dengan senyum tertahan—berusaha memaklumi keadaan.
"Mari mari!" Ujar seorang pria berbada...