Seorang lelaki mengendarai motor sport menoleh ke arah Ridwan yang sedang melamun di depan masjid, seketika ia memberhentikan motornya di depan masjid.
"Wan–Iwan," panggil lelaki tersebut. Ridwan menoleh ke arah panggilan, ia mengerutkan dahi, lalu terkejut.
Bibir Ridwan bergetar, "Yuda," lirihnya tercekat. Ini yang ia takutkan, seseorang dari kampung halamannya datang.
Yuda menghampiri sambil bertepuk tangan, "Gua nggak nyangka, Ridwan dewa judi ...