Suami Selamanya

Oleh: Hans Wysiwyg

Gerimis turun, tempiasnya seperti ketukan di jendela. Valdi berdiri lama di depan kaca. Rambutnya kini lebih pendek dari biasanya. Kemoterapi yang perlahan telah mengambil sebagian dari dirinya.

Di belakangnya, Asya sedang duduk di lantai, bersandar pada sofa. Mereka baru saja pulang dari acara penghargaan film.

Piala berlapis emas itu diletakkannya di meja.

Valdi menoleh.

“Piala itu kok ditaruh begitu saja?” tanyanya pelan.

Asya mengangkat kepala...

Baca selengkapnya →