Arunika

Oleh: Adam Nazar Yasin

“Guys, cepat bangun.” teriak Bela yang berlari ke tendaku. Dia menepuk pinggangku, juga menggoyangkan badanku dan Alex yang masih mengeluarkan bunyi nyenyak pada tidurnya.

Semakin lama tepukannya, kesadaranku makin terkumpul, “Hmm, bentar,”

Aku menyalakan jam tanganku. Dan waktu menunjukan pukul 5.30. Mataku lalu terbelak, lalu terbangun dari tumpukan selimut berlapis.

“Waduh, kirain bisa kita bangun sebelum jam 5. Yang lain udah pada ban...

Baca selengkapnya →