Nanang menatap layar laptopnya, ia menelan ludah, sudah setengah jam ia berada di depan laptop, tapi ide tak kunjung muncul.
Nanang adalah seorang penulis, ia berbakat dan berdedikasi, meski seringnya orang mengabaikan karyanya, tapi yang paling kuat dari dirinya adalah, ia anti AI, baik meminta ide atau hal curang lainnya, hal yang jarang dimiliki mungkin hampir semua penulis modern.
Pemuda 20 tahun tersebut terus memikirkan ide, ditambah ...