Di Kamar Hotel

Oleh: Rudi Rustiadi

Di depan muka kamar 101 Ridwan tersenyum. Rindu dan kenangannya akan segera ia tuntaskan. Harum wewangian potongan bunga memenuhi cuping hidungnya.

"Terima kasih banyak. Kamu bisa mengusahakan," ucap Ridwan kepada manajer hotel.

"Ini satu-satunya kamar di lantai satu yang masih difungsikan. Selebihnya jadi lobi, restoran dan resepsionis. Kami tidak pernah menyewakannya untuk tamu. Dipakai hanya untuk keluarga pemilik hotel."

"Pesat sekali perubahan ...

Baca selengkapnya →