Gerimis turun perlahan disertai petir bergemuruh. Malam ini Adit bersama orang tuanya; Mira dan Endang menemui kakeknya yang tidak sadarkan diri sejak tadi sore.
"Dit, sudah malam. Cepat cuci kaki, terus tidur," pinta Sri yang berjalan menuju dapur dengan lilin di tangannya. Mata perempuan itu tertuju pada pintu dapur tanpa memedulikan keponakannya yang sedang mencoret-coret sesuatu.
"Hmmm.... "
Seketika langkah Sri terhenti tepat di hadapan A...