Ingat Laras si gadis payung?, kenalkan aku Davian, gebetannya.
***
Sore itu, kami duduk di bangku taman. Langit cerah. Tidak ada hujan.
Tapi tentu saja Laras tetap bawa payungnya.
“Astaga, panas aja nggak, hujan juga nggak, ngapain sih?” aku mengeluh.
“Ini bukan soal cuaca,” jawabnya tenang.
“Terus?”
“Ini soal estetika hidup.”
Aku menatapnya datar. “Kamu butuh bantuan.”
Dia tertawa kecil. “Ih, apa sih, kamu aja yang belum paham seni....