Tiga Hati, Satu Ustaz

Oleh: Hans Wysiwyg

Sore itu, langit masih malu-malu memerah di ufuk saat Nabila, Aisya, dan Kania duduk melingkar di bawah pohon mangga dekat madrasah di pesantren mereka.

“Pokoknya hari ini kita harus jujur,” kata Nabila sambil menyilangkan tangan. “Nggak boleh ada yang nutupin lagi.”

“Setuju. Kita kan sahabatan, nggak boleh ada rahasia,” kata Aisya mengangguk serius.

Kania menyipitkan mata. “Iya sih, tapi jangan sampai nanti malah jadi awkward ya.”

Ti...

Baca selengkapnya →