Titik Buta

Oleh: BANYUBIRU

Di balik pintu darurat, urat-urat kita teregang dan menegang. Titik buta yang kita pilih jadi titik temu paling romantis di dunia. Kita beradu dalam bayang-bayang malam. Kita menyisih ke dalam remang.

"Kau yakin?" Aku berbisik lembut menatap matamu.

Matamu berbinar dalam terang yang redup, memantulkan setitik cahaya yang memberikan jawaban. Aku masih cukup waras untuk sebenarnya menunda kecupan lembut di bibirmu. Namun, kau mengelus lembut pipiku, ...

Baca selengkapnya →