Hujan selalu mengingatkanku dengan meja kosong tujuh di café diujung jalan, disekitarnya ada pemiliki toko bunga yang aromanya selalu semerbak saat hujan turun, entah sejak kapan café ini seperti tempat pulang. Bahkan pelayan tidak perlu lagi bertanya apa yang aku pesan, Americano, seperti biasa. Aku duduk dikursi yang sedikit goyah, akibat kayunya yang mungkin sedikit jabuk dan menarik kursi disisi lainnya, seperti menunggu seseorang disana.
Hu...