Aku percaya sekali ketika Tuhan mempertemukanku denganmu, maka kamu adalah perhentian untuk mencari yang lain. Aku tidak perlu lagi menunduk malu ketika orang-orang terus menyandingkan umur dengan pendamping hidup. Tuduhan miring yang membuatku gusar selama ini dapat kutepis dengan percaya diri. Aku tidak lagi meragukan ketertarikanku dengan makhluk indah bernama wanita karena ternyata hatiku hanya menunggu digetarkan olehmu.
Aku memberanikan d...