Pilihan Widya

Oleh: Yuliyani

Cangkir teh itu masih mengepulkan asap, seakan meminta mereka untuk menikmati momen. Widya menatap ke depan, pada pot-pot bunga milik Pita. Beberapa di antaranya menampilkan warna indahnya. Sebagian masih kuncup, tidak memaksa waktu untuk berbunga sekarang. Widya menaikkan sudut bibirnya, membentuk senyuman.

“Aku bisa betah di sini seharian, Bu. Hawanya adem banget,” ujar Widya sambil mengambil cookies yang ia bawa dari Jakarta.

“Kalau gitu k...

Baca selengkapnya →