Kamu dan "Kamu"

Oleh: Rakanta

“Nah, sudah kukatakan apa yang selama ini paling kurahasiakan dalam persahabatan kita.” Rena mengangkat cangkir kopi yang baru saja diantar pelayan itu lantas menatap pola cantik di permukaannya. “Ayo gantian.”

Teo tersenyum, tak lama kemudian pundaknya bergetar karena menahan tawa.

“Kenapa?” Mata Rena menyipit curiga.

“Tidak ada,” jawab Teo santai. “Hanya saja, hm ... kurasa tak ada lagi yang aku sembunyikan darimu.”

“Ah, kau ...

Baca selengkapnya →