Laras selalu saja sibuk dengan selebgram yang menyebalkan itu. Aku cuma bisa menggerutu, karena setiap kali aku protes, Laras selalu ada aja jawabannya. Katanya hatinya cuma milik aku, selebgram itu tak lebih cuma fans dan idolanya.
Tapi aku tetap aja tak percaya, dan hatiku terbakar cemburu kalo melihat mereka duduk berdekatan, apalagi Laras tertawa-tawa, seolah aku tak ada di dekatnya.
Lalu datanglah si gadis blasteran Korea dan Sunda itu. Dia ca...