"Kau kelihatan semakin kacau, Dan."
Ya. Aku menyadari hal itu. Aku pun tak mau begini. Aku udah berusaha menenggelamkan diri dalam banyak kegiatan, menenggak pil penenang, pergi ke psikolog bahkan langkah ekstrem, mencoba bunuh diri.
"Maaf, kalau aku lancang." Mata Riko dan mataku beradu tatap. "Kau sudah coba berdoa? Aku jarang melihatmu berdoa. Bagiku cara itu cukup membantu."
Itu lagi, itu lagi. Orang-orang selalu mencari Tuhan saat terdesak. Men...