Katanya di suatu hari yang cerah, "Janji, ya, kita akan jadi teman seterusnya? Benar-benar teman, enggak lebih." Dengan satu senyuman tulusnya, langitku seakan menjadi mendung dan semenjak hari itu, ia menghilang.
Kukira perkataannya hanya bermaksud untuk menjauhkanku. Kukira ia ingin membuat batasan pada pertemanan kami. Kukira, ia sedang menolakku sebelum aku sempat menyatakan perasaan. Sayangnya, di suatu hari yang benar-benar mendung, sepucuk ...