"Kiri, Bang!" seru Dian sedikit lebih keras, berusaha mengalahkan deru mesin angkot dan suara hujan yang mulai turun.
Begitu roda angkot berhenti, Dian segera turun. Jemarinya dengan cekatan menyerahkan selembar uang kepada supir sebelum akhirnya bergegas menanggahkan tangan di atas kepala—berusaha melindungi hijab dan pakaiannya dari rintik hujan yang mendadak berubah menjadi deras.
Dian berlari kecil menuju sebuah gedung percetakan ...