Dengan memasang wajah garang, Fandi duduk di sofa dengan kedua tangan terlipat dan es batu dalam plastik di atas kepalanya. Matanya menatap ketiga temannya yang sedikit menunduk di depannya. Gilang, Uki, dan Lukman.
Fandi menghela napas, “sekarang gue tanya ke lo lo semua, siapa yang bikin gue begini?”
Semua orang diam.
“Lang!”
“I..iya?”
“Gue pengen denger pengakuan lo!”
“Iya, sebenernya...”
Flashback..(Gilang’s pov)
Gue la...