“Nay, gue jatuh cinta sama lo. Kalau nanti kita udah lulus kuliah, nikah yuk.”
Ucapan itu keluar begitu saja dari mulut Kale setelah suapan terakhir bakso masuk ke mulutnya. Sedangkan Naya nyaris tersedak mendengarnya.
“Lo ngajak nikah sebercanda itu? Ngajak nikah udah kayak ngajak orang nonton bioskop!” oceh Naya sambil menahan gugup yang mendadak menyerbu dadanya.
Kale tertawa kecil. “Gue serius.”
Naya mengernyit. “Lo sakit?” tanyan...