Detak Terakhir

Oleh: Thariqia

“Pak, jam bisa capek nggak?”

Harun mengangkat kepala pelan dari meja kerjanya. Di balik kaca jendela toko yang buram karena hujan, Gang Kenanga tampak kosong seperti lorong yang lupa dipakai manusia. Pertanyaan itu datang dari seorang anak kecil yang berdiri sambil memegang payung bergambar kartun.

“Kenapa tanya begitu?” suara Harun serak tipis.

Anak itu menunjuk jam dinding besar di belakang Harun. “Dia bunyinya sedih.”

Tik. Tok. Tik. To...

Baca selengkapnya →