Malam itu hujan jatuh perlahan di balik jendela kamar, seperti langit yang sedang belajar menyimpan tangisnya sendiri. Di dalam ruangan itu, aku duduk bersimpuh di lantai, memeluk rindu yang tak lagi punya wujud. Di depanku, selembar foto Ibu terdiam dalam bingkai waktu—tak berubah, hanya menatap tanpa pernah bisa menjawab.
Aku menunduk lama, seolah berharap kenangan bisa berbicara sekali lagi. Dan malam itu, aku akhirnya menulis sesuatu yang ti...