Aku

Oleh: Reveniella

Aku hanya ingin tenang, bisa diam membisu seperti manekin. Aku lelah dengan tangan yang gemetar karena obatku tak bisa membuatku diam.

"Saya sudah bilang jangan naikan dosisnya."

"Obat itu dirancang sesuai dosis kamu." Dokter Melanie Wijaya memukul tanganku pelan, ia tersenyum lembut kearahku.

"Jika rasa ingin bunuh dirinya kuat, langsung ke UGD aja, bilang saya pasien dokter Melanie, " ujarnya, membuatku terdiam.

Belakangan ini rasa ingin mengakhiri...

Baca selengkapnya →