Terpandang hina dan menjijikan, mahkluk kecil tak berdaya..
Pelan, pelan, sangat pelan, bergetar dengan ketakutan , ia melangkah bersama kematian, Satu kesalahan burung burung mengincar nya, satu keputusan salah petani membasminya..
ia melangkah bersama beban hidupnya, menatap puncak pucuk harapan..
Lalu ia menutup diri.. Merasakan sakit yang menyesakan, ketika luka, harapan dan ketidakpastian bercampur bersama kegelapan yang menemani..
Hingga ...