Kesempatan Pertama

Oleh: Hans Wysiwyg

Aku kesel.

Setelah lama berjuang jadi sarjana, ke mana-mana nyari kerja nggak jebol-jebol.

Mana kosan harus bayar, makan juga harus. Nggak mungkin kan puasa terus-terusan sampai berhari-hari. Ramadan aja ada waktu buka puasanya.

Eh, giliran dapat kerjaan dari teman malah jadi badut.

Mending kalau cuma nemenin orang di keramaian. Ini udah badut, harus minta-minta lagi ke orang di jalanan.

Nggak cuma jenis kerjaan lintas disiplin ilmu antarjurusan...

Baca selengkapnya →