Moca selalu mengira kehilangan pekerjaan akan terasa seperti petir yang menyambar. Keras, mengejutkan, dan menghancurkan dalam satu waktu. Namun kenyataannya tidak demikian. Kehilangan pekerjaannya justru datang seperti air yang merembes pelan-pelan ke dalam rumah. Awalnya hampir tidak terasa, sampai suatu hari ia menyadari seluruh lantai sudah basah.
Semua bermula ketika ia dirumahkan selama tiga hari.
Tidak ada penjelasan panjang. Tidak ada surat...