Hujan selalu membuat Arga merasa dunia sedang mengecil.
Di malam-malam seperti itu, suara kendaraan di luar kosnya terdengar seperti gema dari tempat yang jauh. Lampu jalan memantul di genangan air seperti serpihan bulan yang jatuh dan pecah di aspal. Dan di atas meja kayu lapuknya, buku-buku berserakan seperti reruntuhan hidup yang belum sempat ia rapikan.
Arga berusia dua puluh enam tahun, tetapi hidupnya terasa seperti halaman kosong yang lupa d...