Pengamat Kucing dan Mi Ayam

Oleh: Rizal T Fadh

Di suatu tempat yang aku sebut rumah, aku kerap melakukan hal yang tak disukai orang lain: mengamati dari balik jendela. Tenang suasananya, tanpa interupsi siapa pun. Hanya di waktu sore, sering terdengar denting mangkuk yang ritmis dari pedagang mi ayam.

Duniaku sangat berbeda dari tampilan luar. Orang-orang menyebutku kulkas Samsung dua pintu. Jangan lupa ada layar sentuhnya juga.

Mengapa saat mereka tahu bahwa aku ini seperti kulkas, bukannya di...

Baca selengkapnya →