Nadira selalu percaya bahwa setiap dokumen memiliki cerita.
Sebagai arsiparis di Gedung Arsip Kota Suryamukti, pekerjaannya dipenuhi berkas tua, foto menguning, peta usang, dan surat-surat yang sudah lama kehilangan pemiliknya. Baginya, pekerjaan itu bukan sekadar menyusun dokumen berdasarkan nomor katalog. Ia merasa sedang menjaga ingatan orang-orang yang mungkin telah lama dilupakan.
Suatu Senin pagi, saat menyusun arsip di ruang bawah tanah, Nad...