Surat yang Tak Pernah Salah Alamat

Oleh: Penulis N

Naya selalu percaya bahwa ada beberapa perasaan yang tidak pernah benar-benar hilang. Perasaan itu hanya belajar berdiam diri, menunggu waktu yang tepat untuk kembali mengetuk hati.

Tujuh tahun lalu, ia menulis sebuah surat.

Bukan pesan singkat.

Bukan surel.

Bukan pula pesan di media sosial.

Sebuah surat yang ditulis dengan tinta biru di atas kertas beraroma melati, ditujukan kepada seorang laki-laki bernama Arka.

Dalam surat itu, Naya akhirnya mengaku...

Baca selengkapnya →