Malam itu seharusnya berjalan biasa.
Kota Amerta masih ramai. Kafe-kafe dipenuhi pelanggan, kendaraan memenuhi jalan utama, dan hujan tipis membuat aspal memantulkan cahaya lampu jalan.
Tepat pukul 23.54, semua telepon genggam di kota itu berbunyi bersamaan.
Bukan pesan dari aplikasi.
Bukan peringatan cuaca.
Melainkan notifikasi tanpa pengirim.
"Enam menit lagi seseorang akan mati. Jika ingin menyelamatkannya, temukan orang itu sebelum pukul 00.00."
Seb...