Setelah berhenti bermain instagram, aku menaruh ponsel di sisi bantal, lalu menarik selimut untuk persiapan tidur.
“Katanya mau nikah di umur dua puluh tiga tahun. Kok, sampai sekarang nggak kejadian?”
Mulut siapa itu?!
Aku yang nyaris terlelap ini spontan membuka mata lebar. Sumber suara itu sudah mengambil tempat di sampingku, berbaring menghadapku.
Ah, dia lagi.
Tatapan nyalak kuberikan padanya. Tidak ada perasaan takut, gadis remaja itu malah ...