Interval Langkah

Oleh: Tarisa Adistia

“Derap langkahku tak mungkin menyusul laju larimu,” aku menyerah, duduk sejenak—membentang jarak. “Engkau akan jemu menungguku beristirahat, sementara garis finis yang segaris batas cakrawala telah lama mendikte ritme target yang kau kejar—sudah menanti jauh di penghujung langit senja ufuk barat sana.”

“Tak mengapa, kita tidak sedang berlomba.” santainya, selagi berbalik menghampiri. “Tidak semua perjalanan harus dimenangkan, Non...

Baca selengkapnya →