Pelampung Terakhir

Oleh: Best Siallagan

"Kenapa aku tidak pernah bertemu Kakek?"

Pertanyaan itu jatuh bersamaan dengan hujan yang mengetuk kaca jendela.

Anakku sedang duduk bersila di lantai ruang tamu, dikelilingi kertas gambar yang berserakan. Ia baru saja menyelesaikan guratan krayonnya: sebuah matahari yang terlalu besar dan laut yang terlalu biru.

Aku tidak langsung menjawab. Mataku beralih ke dinding. Di sana tergantung bingkai kayu berisi foto lama yang mulai memudar. Bukan foto Ba...

Baca selengkapnya →