Cermin malu: Bandung vs Roro

Oleh: Andre Donas

BANDUNG vs RORO

 

Abad ke-9 – Menjelang Fajar

Bandung menyeka keringat di dahinya dengan lengan baju yang kotor oleh debu batu. Sementara di belakangnya, ribuan jin sedang bekerja bak mesin pabrik kekurangan pelumas. Bunyi pahat beradu dengan batu andesit menciptakan simfoni yang memekakkan telinga.

 

"Kurang satu! Mana jin bagian logistik? Semen ghaibnya habis, nih!" teriaknya parau.

 

Ia lirik arloji pasirnya. Sebentar lagi ayam berkokok. ...

Baca selengkapnya →