BANDUNG vs RORO
Abad ke-9 – Menjelang Fajar
Bandung menyeka keringat di dahinya dengan lengan baju yang kotor oleh debu batu. Sementara di belakangnya, ribuan jin sedang bekerja bak mesin pabrik kekurangan pelumas. Bunyi pahat beradu dengan batu andesit menciptakan simfoni yang memekakkan telinga.
"Kurang satu! Mana jin bagian logistik? Semen ghaibnya habis, nih!" teriaknya parau.
Ia lirik arloji pasirnya. Sebentar lagi ayam berkokok. ...