Budi

Oleh: Rere Valencia

‎Sebagai mandor perempuan, kadang aku mendapati tatapan sinis para tukang. Sumber daya manusia mereka mungkin yang membuat pikiran mereka tetap kolot.

‎Apalagi hari ini ada kasus, seorang kenek terpergok masa lalunya. Dulu ia pernah merampok, dan membiarkan korbannya kehabisan darah hingga tewas. Awalnya aku pun takut, curiga, dan paranoid. Tapi setelah Budi menjelaskan dengan penuh airmata, aku bersimpati padanya.

‎Baru saja aku memikirkan...

Baca selengkapnya →