Sore itu empat orang suster pengurus panti jompo yang tinggal di asrama itu sedang duduk di ruang tamu yang menghadap ke halaman sambil minum teh. Mereka sambil menikmati roti kering dari merek Khong Guan.
Mereka semua sudah berusia diatas lima puluh tahun dan memang hanya tersisa mereka berempatlah yang masih bertahan di sini. Sedangkan suster-suster baru tidak ada, karena rendahnya minat wanita untuk menjadi pelayan panti jompo ini.
Di sini merek...